Posts Tagged ‘Demo BBM’

Jak TV Terima Kunjunga STIAMI untuk Ananto Handoyo

 

Jakarta Selatan, 13/4/2012 – Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) yang diwakili tim dari Corporate Secretary datang berkunjung ke Jakarta TV (Jak TV) pada Jum’at 13 April 2012. Hal ini sebagai bentuk keprihatinan atas musibah yang menimpa salah satu cameraman Jak TV, Ananto Handoyo, yang notabene nya adalah  juga alumni STIAMI tahun 1992.

 

Tim Corporate Secretary STIAMI yang diwakili oleh Deddy Kusna Utama, Novianita Rulandari, dan Handini UPS disambut oleh Kabag PR & Offline Promotion  Oky beserta beberapa staf nya ; Dyah , dan juga Rojes (Kabag Pemberitaan). Pihak Jak TV merasa sangat senang atas apresiasi yang diberikan STIAMI kepada karyawannya.

 

Saat pertemuan, pihak Jak TV melalui Roges menceritakan kembali kronologis terjadinya musibah yang menimpa Ananto saat demo kenaikan BBM di depan gedung DPR/MPR kala itu. “Saya yang tidak tahu kejadian detail nya dan sempat memarahinya karena sebagai atasannya saya pikir masa cuma kena gas air mata kok mundur, nanti liputannya gimana? Baru setelah saya dikirimi foto dia saya paham kenapa dia tidak bisa melanjutkan liputannya hari itu. Ini musibah serius”, kata Roges.

 

“Pihak Jak TV yang bertindak cepat dengan melaporkan kejadian yang menimpa Ananto kepada Polda Metro Jaya dan Dewan Pers bukan karena kenapa-kenapa. Niat kami hanya satu, supaya pelaku pelemparan cairan berbahaya tersebut dapat segera terungkap. Oknum seperti ini bisa jadi provokator yang kalau dibiarkan akan memecah belah masyarakat”, tandas Oky.

 

Selain membahas musibah yang menimpa Ananto, STIAMI dan juga Jak TV berkomitmen untuk melanjutkan pertemuan singkat ini menuju pada kerjasama di lain hal yang akan menguntungkan kedua belah pihak. “Kami akan membuka konsentrasi administrasi bisnis media yang tentunya membutuhkan tenaga pengajar yang juga merupakan praktisi-praktisi di bidang media kepenyiaran dan media audio visual. Karena itu kerjasama dengan Jak TV merupakan langkah awal dari rencana tersebut.

(handiniups.red)

Advertisements

PRESS RELEASE

STIAMI Mengutuk Pelemparan terhadap Wartawan

Jakarta 2 April 2012 (STIAMI) – Aksi demo yang marak terjadi di penghujung bulan Maret lalu akibat rencana pemerintah akan menaikkan harga BBM dinilai banyak pihak tidak sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia. Hal tersebut menyisahkan beberapa kisah memilukan baik dari sisi mahasiswa atau para pendemo, aparat dan insan pers yang meliput peristiwa tersebut.

Seperti telah diberitakan, salah seorang Kameramen Jak TV,  Ananto Handoyo menjadi korban pelemparan cairan berbahaya yang membuat sebagian wajahnya terluka bakar saat peliputan demo BBM di depan Gedung MPR/MPR pada Jum’at sore (30/3). Dia telah melaporkan kejadian na’as yang menimpanya ke Polda Metro Jaya dan juga ke Dewan Pers.

Peristiwa yang menimpa Ananto Handoyo yang juga merupakan alumni Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) tahun 1991, mendapatkan perhatian serius dari masyarakat termasuk dari Prof. Dr. Ir. Wahyuddin Latunreng, MM (Ketua/Rektor STIAMI) yang sangat geram terhadap peristiwa tersebut.

“Kami prihatin terhadap peristiwa yang menimpa salah satu alumni STIAMI. Semestinya demo tersebut tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang mencoba mengadu domba antara mahasiswa dan aparat keamanan dengan melakukan pelemparan cairan yang berbahaya. Perbuatan tersebut sangat tercela, tidak beradab dan menciderai nilai-nilai demokrasi. Untuk itu kami mengutuk perbuatan tersebut dan meminta aparat kemanan untuk mengusut pelaku pelemparan. Kami pun menghimbau agar aparat kepolisian dan para pendemo memberikan akses yang luas dan aman kepada insan pers dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya”, hal tersebut merupakan pernyataan resmi dari Pimpinan STIAMI.

Sebagai wujud simpati dan perhatian STIAMI terhadap korban, Ikatan Alumni STIAMI akan memberikan bantuan biaya pengobatan untuk meringankan beban biaya yang harus ditanggung Ananto dan keluarga. (STIAMI.red)

(handiniups.red)